Pulau Maratua adalah salah satu dari 4 pulau paling terkenal di Kepulauan Derawan. Tiga pulau lainnya adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, dan Pulau Kakaban. Karena keindahannya, pulau cantik ini disebut-sebut sebagai pulau surga untuk berwisata. Pulau Maratua berada di posisi terluar Indonesia, yaitu di Laut Sulawesi yang berbatasan dengan negara Malaysia dan Filipina. Secara administrasif, pulau Maratua merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Garis pantai Maratua merupakan salah satu lokasi bertelur penyu hijau yang paling besar di Indonesia. Sementara di taman bawah lautnya, tersimpan keanekaragaman hayati laut yang tinggi, yaitu beragam jenis terumbu karang penuh warna, beragam jenis ikan, penyu hijau, pari manta, dan biota laut lainnya. Dengan segala kekayaan dan keindahannya tidak mengherankan apabila Pulau Maratua disebut-sebut sebagai pulau surga bagi para wisatawan.
Kepulauan Derawan merupakan kawasan Segitiga Terumbu Karang dan di Pulau Maratua sendiri berdiam potensi wisata bahari yang populer di dunia. Pulau yang berpenduduk asli suku Bajau, memiliki luas wilayah daratannya sekitar 384,36 km² dan wilayah perairan seluas 3.735,18 km² tersebut memiliki bentang alam tropis yang indah, hutan bakau, dan padang lamun. Pulau cantik ini juga memiliki garis pantai yang eksotis berpasir putih bersih.
Snorkeling and diving adalah kegiatan yang dapat anda lakukan saat berada di Pulau Maratua. Untuk mendukung kegiatan penjelajahan alam bawah laut yang menakjubkan tersebut, tersedia beberapa jasa yang akan menyewakan perlengkapan diving dan snorkeling. Hanya dengan menyelam sekitar lima meter, keindahan bawah laut tersebut sudah dapat dinikmati. Terdapat beraneka ragam biota laut yang menghuni taman bawah laut sekitar Pulau Maratua, diantaranya cumi-cumi, lobster, ikan pipa, gurita, nudibranchs, kuda laut, belut pita, ikan scorpion, barracuda, hiu (jenis white tip sharks and hammerhead sharks), dan masih banyak lagi.
Meski terbilang pulau kecil, Pulau Maratua memiliki sekitar 21 titik penyelaman yang terkenal di kalangan penyelam. Masing-masing titik, menawarkan pengalaman, keindahan, dan keanekaragaman yang berbeda-beda. Titik penyelaman tersebut di antaranya adalah: Maratua Reef, Fusilier Paradise, Mid Reef, Batfish Alley, Turtle Traffic, Lumanlang, Divers Delight, Turtle Parade, Small Fish Country, Big Fish Country, Leo Point, Midnight Snapper Run, Sea Wall Garden, Sea Wall, Second Channel Shark City, dan lainnya.
Titik penyelaman Big Fish Country terletak di antara Pulau Maratua and Nabucco, adalah tempat penyelaman untuk menyaksikan hiu. Akan tetapi, untuk dapat menyelam di titik ini, anda harus sudah memiliki Deep Dive (Advance) License mengingat arus di titik ini terbilang kuat. Turtle Traffic adalah titik penyelaman yang dipenuhi oleh penyu hijau. Hewan yang usianya mencapai ratusan tahun ini terlihat banyak berenang di kedalaman laut Maratua.
Kepulauan Derawan merupakan kawasan Segitiga Terumbu Karang dan di Pulau Maratua sendiri berdiam potensi wisata bahari yang populer di dunia. Pulau yang berpenduduk asli suku Bajau, memiliki luas wilayah daratannya sekitar 384,36 km² dan wilayah perairan seluas 3.735,18 km² tersebut memiliki bentang alam tropis yang indah, hutan bakau, dan padang lamun. Pulau cantik ini juga memiliki garis pantai yang eksotis berpasir putih bersih.
Snorkeling and diving adalah kegiatan yang dapat anda lakukan saat berada di Pulau Maratua. Untuk mendukung kegiatan penjelajahan alam bawah laut yang menakjubkan tersebut, tersedia beberapa jasa yang akan menyewakan perlengkapan diving dan snorkeling. Hanya dengan menyelam sekitar lima meter, keindahan bawah laut tersebut sudah dapat dinikmati. Terdapat beraneka ragam biota laut yang menghuni taman bawah laut sekitar Pulau Maratua, diantaranya cumi-cumi, lobster, ikan pipa, gurita, nudibranchs, kuda laut, belut pita, ikan scorpion, barracuda, hiu (jenis white tip sharks and hammerhead sharks), dan masih banyak lagi.
Meski terbilang pulau kecil, Pulau Maratua memiliki sekitar 21 titik penyelaman yang terkenal di kalangan penyelam. Masing-masing titik, menawarkan pengalaman, keindahan, dan keanekaragaman yang berbeda-beda. Titik penyelaman tersebut di antaranya adalah: Maratua Reef, Fusilier Paradise, Mid Reef, Batfish Alley, Turtle Traffic, Lumanlang, Divers Delight, Turtle Parade, Small Fish Country, Big Fish Country, Leo Point, Midnight Snapper Run, Sea Wall Garden, Sea Wall, Second Channel Shark City, dan lainnya.
Titik penyelaman Big Fish Country terletak di antara Pulau Maratua and Nabucco, adalah tempat penyelaman untuk menyaksikan hiu. Akan tetapi, untuk dapat menyelam di titik ini, anda harus sudah memiliki Deep Dive (Advance) License mengingat arus di titik ini terbilang kuat. Turtle Traffic adalah titik penyelaman yang dipenuhi oleh penyu hijau. Hewan yang usianya mencapai ratusan tahun ini terlihat banyak berenang di kedalaman laut Maratua.
Setelah puas dengan menjelajah keindahan bawah laut Maratua, duduk bersantai di tepi pantai Maratua yang indah tentu sangat menyenangkan dan merelaksasi. Ditambah dengan keindahan Matahari tenggelam juga menjadi suatu atraksi alam yang patut dinanti. Mengabadikan bawah laut Maratua adalah juga kegiatan yang menarik dilakukan saat menyelami laut Maratua. Objek fotografi seolah tidak ada habisnya, mulai dari beragam terumbu karang penuh warna, beragam ikan dan ragam biota laut lainnya.

0 Response to "Pulau Maratua"
Posting Komentar